10 puisi cinta romantis

 


Tentu, ini adalah kurasi 10 puisi cinta dengan berbagai nuansa—mulai dari yang puitis klasik hingga yang modern dan santai. Silakan pilih yang paling pas dengan perasaanmu!



1. Tentang Kehadiran

Di matamu, aku menemukan rumah yang tak pernah aku cari.

Bukan tentang megahnya atap atau dinding yang tinggi,

tapi tentang rasa tenang yang kau beri

setiap kali kau ada di sini.

2. Definisi Sederhana



Mencintaimu adalah kegiatan paling tabah.

Seperti bumi menunggu hujan, atau pagi menjemput matahari.

Tak perlu banyak kata, tak perlu banyak janji.

Cukup detak jantung yang saling mengenali.

3. Satu Selamanya



Dunia ini bising, tapi suaramu adalah jeda yang paling aku suka.

Dunia ini luas, tapi di pelukmu aku tak pernah merasa tersesat.

Jika hidup adalah perjalanan sekali jalan,

aku senang kita menempuh arah yang sama.

4. Labirin Rindu (Pendek & Manis)



Jarak hanyalah angka yang mencoba menakuti kita.

Tapi rindu adalah bukti,

bahwa sejauh apa pun kau melangkah,

hatimu tetap tertinggal di genggamanku.

5. Senja dan Kamu



Ada yang lebih indah dari langit yang memerah di ufuk barat.

Yaitu caramu menatapku seolah aku adalah satu-satunya alasan

mengapa semesta diciptakan dengan begitu hebat.


6. Doa Diam-Diam



Aku tidak memintamu menjadi sempurna.

Sempurna itu membosankan.

Aku hanya memintamu untuk tetap tinggal,

saat dunia sedang tidak baik-baik saja dan kita butuh pegangan.

7. Kepada Pemilik Hati




Kamu adalah puisi yang tak pernah habis aku tulis.

Setiap harinya ada bait baru, rima baru, dan rasa yang baru.

Terima kasih telah menjadi bagian paling indah

dari cerita hidupku yang dulu abu-abu.

8. Ruang Aman



Di antara ribuan wajah yang aku temui,

hanya wajahmu yang membuatku ingin berhenti berlari.

Kau adalah pelabuhan, tempatku menanggalkan semua lelah,

tanpa takut akan dihakimi atau dianggap salah.

9. Takdir yang Manis



Mungkin kita adalah dua orang asing yang dipertemukan ketidaksengajaan.

Namun, melihat caramu tertawa,

aku yakin semesta memang sudah merencanakan

agar aku jatuh cinta padamu tanpa perlawanan.

10. Janji Setia



Aku tidak menjanjikan langit yang selalu biru.

Tapi aku menjanjikan tangan yang tak akan melepasmu

ketika badai datang dan awan mulai menghitam.

Kita akan selalu punya satu sama lain, sampai hari menjadi malam.


Tips: Jika ingin mengirimkan ini kepada seseorang, tambahkan nama mereka di awal atau akhir puisi agar terasa lebih personal dan menyentuh hati.


puisi cinta

Histats.com

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel