class='container'> Langsung ke konten utama

7 pantun romantis

7 pantun romantis



 Pantun adalah cara yang sangat khas dan manis untuk mengungkapkan perasaan, karena rima dan maknanya yang berpadu indah. Berikut adalah 7 pantun romantis untuk berbagai suasana:


1. Pantun Untuk Menyatakan Kesungguhan

Ke pasar baru beli selasih,

Selasih disimpan di dalam peti.

Jangan ragu wahai kekasih,

Hanya namamu di dalam hati.

2. Pantun Tentang Kerinduan

Pulau Pandan jauh di tengah,

Di balik gunung pulau angsa.

Hati rindu tak bisa dicegah,

Wajahmu terbayang setiap masa.

3. Pantun Pagi Hari yang Manis

Sarapan pagi dengan ketan,

Diminum bersama kopi hangat.

Wajahmu cantik bak rembulan,

Beri aku semangat yang sangat.

4. Pantun Tentang Menua Bersama

Kayu jati di atas batu,

Batu pecah menjadi dua.

Biarlah kita menjadi satu,

Saling menjaga sampai tua.

5. Pantun Untuk Kekasih yang Jauh (LDR)

Burung merpati terbang tinggi,

Hinggap sebentar di dahan jati.

Walau raga tak di sini,

Cintaku setia menanti di hati.

6. Pantun Gombal yang Lucu

Beli papan di tengah kota,

Papan kayu buat jemuran.

Sejak kita saling bertatap mata,

Aku jadi malas cari selingkuhan.

7. Pantun Doa dan Harapan

Bunga melati putih warnanya,

Tumbuh indah di tepi taman.

Semoga Tuhan jaga kita selamanya,

Dalam kasih yang penuh kedamaian.


Tips: Kamu bisa mengirimkan pantun ini lewat pesan singkat (WhatsApp) atau mengucapkannya langsung saat sedang bersantai bersama pasangan untuk suasana yang lebih cair dan romantis.


Postingan populer dari blog ini

8 puisi cinta romantis untuk menyambut Tahun Baru bersama pasangan

  Berikut adalah 8 puisi cinta romantis untuk menyambut Tahun Baru bersama pasangan: 1. Bab Baru, Buku yang Sama Tahun baru hanyalah sebuah halaman kosong yang menunggu, namun aku tak butuh cerita baru yang asing bagiku. Aku hanya ingin melanjutkan bab demi bab bersamamu, dalam buku yang sama, dengan cinta yang kian menderu. 2. Resolusi Tunggal Orang-orang sibuk menulis daftar keinginan yang panjang, tentang harta, tahta, atau mimpi yang menjulang. Bagiku, resolusiku tetaplah satu dan tak akan hilang: menjagamu tetap bahagia dan membuatmu merasa pulang. 3. Di Antara Kembang Api Langit malam ini meledak dengan warna-warni cahaya, sorak-sorai dunia merayakan waktu yang berganti rupa. Namun di tengah riuh, aku hanya menatap matamu yang setia, sebab kaulah kembang api tercantik yang pernah ada. 4. Melampaui Angka Kalender mungkin akan diganti dengan yang baru, angka tahun pun bertambah satu per satu. Namun satu hal yang tak akan lekang oleh waktu, adalah caraku mencintaimu, har...

Di Antara Detak dan Doa

  Tentu, ini adalah sebuah puisi cinta yang ditulis khusus untuk menggambarkan kedalaman perasaan dan keindahan sebuah ikatan. Di Antara Detak dan Doa Di dalam matamu, aku menemukan rumah, Bukan sekadar tempat untuk berteduh dari resah, Tapi sebuah muara di mana semua rindu menyerah, Dan segala lelah seketika berubah menjadi indah. Kita adalah dua baris kalimat yang tak sengaja bertemu, Ditulis oleh semesta di atas lembar waktu. Tak perlu banyak kata untuk mengerti mauku, Cukup jemari yang bertaut, aku tahu kau milikku. Cinta ini bukan tentang siapa yang paling sempurna, Tapi tentang bagaimana kita tetap tinggal saat dunia meronta. Seperti langit yang tak pernah meninggalkan warna, Aku ingin menjagamu, hingga kita menua dalam makna. Terima kasih telah menjadi alasan di balik senyum pagi, Menjadi tujuan ke mana pun langkah ini akan pergi. Di antara detak jantung dan doa yang kupanjat sunyi, Namamu adalah satu-satunya yang abadi. Ingin sesuatu yang lebih spesifik? Puisi di atas bersi...

3 puisi cinta romantis

  Tentu, ini adalah beberapa puisi cinta dengan nuansa yang berbeda. Kamu bisa memilih mana yang paling mewakili perasaanmu saat ini: 1. Tentang Kehadiran yang Menenangkan (Cocok untuk seseorang yang menjadi "rumah" bagimu) Rumah di Matamu Di antara bising dunia yang menderu, Aku menemukan sunyi yang paling merdu; Yaitu saat menatap dalam bola matamu, Tempat segala lelahku menjadi debu. Kau bukan sekadar tempatku singgah, Tapi pelabuhan saat ombak sedang gundah. Tak perlu janji setinggi langit yang megah, Cukup genggam tanganku, agar langkah tak lagi patah. 2. Tentang Cinta yang Tak Lekang Waktu (Cocok untuk hubungan jangka panjang atau komitmen) Mencintaimu Sederhana Aku mencintaimu dengan cara yang paling purba, Tanpa syarat, tanpa kata-kata yang dilebih-lebihkan. Seperti bumi yang tak pernah bosan memeluk akar, Atau senja yang selalu setia menunggu malam berpijar. Biarlah waktu menua pada kalender yang usang, Namun kasihku padamu tetaplah terang. Sebab bagiku, setiap detik...