Tentu ini adalah koleksi 12 puisi cinta romantis dengan berbagai nuansa mulai dari yang klasik kontemporer hingga yang singkat namun bermakna dalam

 



1. Pelabuhan Terakhir

Di matamu, aku menemukan rumah

Bukan dinding bata, tapi detak jantung yang ramah

Tempat segala lelahku luruh

Dan seluruh raguku menjadi utuh.

2. Geometri Rindu



Cinta kita bukanlah garis lurus yang membosankan

Ia adalah lingkaran yang tak punya titik akhiran

Ke mana pun aku berlari menjauh

Hanya pada pelukanmu aku kembali berlabuh.

3. Dalam Diam



Aku mencintaimu seperti akar mencintai bumi

Tak perlu terlihat untuk tetap menghidupi

Tanpa suara, tanpa panggung, tanpa kata

Hanya ketulusan yang menjaga kita tetap nyata.

4. Resep Bahagia



Satu cangkir percakapan pagi

Dua sendok tawa yang tak terbagi

Dicampur dengan janji yang tak pernah basi

Itulah kamu, sumber segala inspirasi.

5. Definisi Pulang



Pulang bagiku bukan tentang alamat

Atau bangunan tua yang penuh sekat

Pulang adalah saat jemariku kau ikat

Dan dunia terasa jauh lebih dekat.

6. Doa di Penghujung Malam



Namamu adalah kata yang paling sering

Kusematkan dalam sujud yang hening

Meminta pada semesta agar waktu

Selalu membiarkanku berjalan di sampingmu.


7. Astronomi Hati



Jika kamu adalah matahari yang pijar

Aku adalah bumi yang setia berputar

Tak pernah bosan menjaga jarak yang pas

Agar hangatmu tak membuatku lepas.

8. Tentang Kita



Kita adalah dua bait yang berbeda rima

Namun dipaksa satu oleh takdir yang sama

Menjadi lagu yang paling indah didengar

Saat dunia terasa semakin sukar.

9. Satu Kata: Cukup



Aku tak butuh dunia di genggamanku

Atau bintang-bintang di telapak tanganku

Cukup ada kamu di setiap helaan napas

Maka seluruh dahagaku telah tuntas.

10. Lukisan Waktu



Wajahmu adalah kanvas favoritku

Di mana senyummu adalah warna paling syahdu

Biarkan aku menjadi bingkai yang menjaga

Agar keindahanmu tak lekang oleh masa.

11. Surat Singkat



Mencintaimu itu sederhana

Seperti menghirup udara tanpa tanya

Tak perlu alasan, tak perlu logika

Hanya perlu kita, selamanya.

12. Janji Setia



Aku tak menjanjikan langit yang selalu biru

Atau jalanan yang selalu mulus bagimu

Tapi aku janji akan tetap menggenggam tanganmu

Bahkan saat badai mencoba memisahkan aku dan kamu.



puisi cinta

Histats.com

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel